Minggu, Januari 21, 2018
Home > BERITA > Unik, Meriahkan HUT RI Media Lokal Adakan Lomba “Lari Manggul Gabah”

Unik, Meriahkan HUT RI Media Lokal Adakan Lomba “Lari Manggul Gabah”

Bagikan Artikel Ini :

Kedungreja – Selalu ada saja, kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Selain upacara bendera ditanggal 17 Agustus, bermacam lomba untuk memeriahkan peringatan hari jadi juga turut digelar.

Seperti lomba panjat pinang, makan kerupuk dan balap karung sudah menjadi kebiasaan pada setiap peringatan hari jadi 17 Agustus. Tetapi, ada yang unik dalam perlombaan peringatan HUT RI di Kedungreja tahun ini.

Sebuah media lokal yang berlokasi di Kedungreja yakni Radio Kusuma FM mengadakan lomba “lari manggul gabah” (lari memanggul padi.red). Kegiatan yang akan digelar pada Selasa 15 Agustus 2017 tersebut cukup menarik perhatian para petani di Cilacap.

Menurut Amin, salah satu peserta yang mendaftar mengatakan, bertani sudah menjadi mata pencahariannya sejak masih muda. Menurutnya, masalah angkat beban padi dan sebagainya sudah menjadi “makanan” seorang petani, “Sudah biasa angkat-angkat padi, jadi insyallah kuat lah,” kata Amin mantap saat ditemui portalcilacap.com.

Memanggul padi puluhan kilo, bagi petani memang sudah menjadi hal biasa. Namun, pada perlombaan ini, selain harus memanggul padi dipundak seberat 15kilogram, mereka (peserta) nantinya akan diadu kecepatannya dilintasan sepanjang 300meter. Nampaknya, sejauh pantauan portalcilacap.com, banyak petani yang tak gentar, hal tersebut dibuktikan ratusan petani tercatat sudah mendaftar kepada panitia lomba.

image
Selama ini perlombaan 17 Agustus, banyak didominasi dengan lomba yang sudah biasa, Radio Kusuma Cilacap ingin suasana yang berbeda, yakni mengadakan lomba "lari manggul gabah"

Salah satu panitia sekaligus direktur utama PT. Radio Kusuma Cilacap, Mardiyo Abdul Aziz mengatakan, lomba yang baru pertama kali diadakan di Cilacap ini selain bertujuan memeriahkan HUT RI, juga dalam rangka mengapresiasi para petani di desa khususnya. Apalagi, momen 17an berbarengan dengan musim panen, menjadikan berkah tersendiri bagi petani.

“Selama ini lomba-lomba 17 Agustus didominasi dengan lomba yang sudah biasa, panjat pinang dan lainnya sudah mainstreamlah istilahnya. Kita pengin ada yang membedakan, salah satunya ya ini, lomba lari memanggul padi,” kata Mardiyo.

Masih menurut Mardiyo, perlombaan kali ini tidak dikhususkan kepada para petani saja, lebih lanjut, Mardiyo mengatakan, lomba manggul padi bebas diikuti dari semua kalangan.

“Siapa saja boleh ikut, bukan hanya petani. ASN (Aparatur Sipil Negara) boleh ikut juga,” pungkas Mardiyo tertawa.

Reporter : Rachman Syarif


Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *