Minggu, Juli 22, 2018
Home > Sastra

Kesatria Malam

Lengkung bulan sabit menyambut senja diperaduannya Tumpukan buku-buku menanti sang penimang Dengan gagah rombongan semut memanggul semua Bersama alunan sinar purnama Lembaran penuh makna dan ilmu Tertata rapi di atas rumput hijau beralaskan kesederhaan Menanti diajaknya bercengkrama dengan lembut Rombongan semut bersorak tetes keringatnya mengukir senyuman Berselimut angin malam Rombongan semut menjaga tiap lembaran Mengantarkan pada sang penikmat Semua mengudara tanpa

Read More

Ar’Rahman

Sebuah Ayat indah itu Melantun indah sampai ke Arsy-MU Mengalun merdu merasuk melalui telingaku Bermuara menuju ngarai hatiku Iramanya sejukan jiwa Sungguh , Jiwa ku tertegun sampai sujud kepada-MU Pemanis dikala pahit jalan ku Penenang dikala gundah kalbuku Obat yang membuat ku lebih kuat, Sekalipun bergema... Airmata bosan bersembunyi dan meluaplah ia... Ayat itu seakan sebuah keajaiban Yang menjadi jawaban atas pertanyaan Yang

Read More
gambar gratis pixabay

Dear Malam

Bolehkah aku bertanya ? Mengapa bintang itu bersinar namun senyap termakan awan hitam Mengapa bulan jauh disana, namun terasa dekat dipandang seolah didepan mata Mengapa malam itu sunyi, apa waktu lelah untuk bertahan Mengapa malam terasa dingin menusuk kalbu, di saat bintang malu tuk menampak Bolehkah aku bertanya? Mengapa angin tak dapat kusentuh, dingin tuk dirasakan

Read More

Bicaralah

Terkadang aku bingung dengan apa yang sedang aku perjuangkan Aku berjuang untuk apa? Aku berjuang untuk siapa? Aku berjuang demi apa? Apakah aku layak untuk memperjuangkan rasa ini? Apakah aku layak memperjuangkanmu yang terlalu indah bagiku? Apakah aku layak memperjuangkan masa depanmu? Bila memang semua itu layak untuk aku perjuangkan, maka bicaralah Bila memang kau tak sudi untuk

Read More
Gambar Gratis dari Pixabay

Malam dan Angin

Kemana saja kau berhembus Pada kotakota dan desa Apa kabar gunung, laut, dan manusia Masihkah mereka terbuai olehmu Aku disini mengutuk sepi Aku sendiri Aku lelah terjaga Bumi dan seisinya tertidur Abai kepadaku Kepada siapa mereka menggantungkan mimpi Menguarkan keluh kesah Meratap dan mengiba Dalam dekapanku mereka bersembunyi Aku muak, angin Aku sibuk mencegah badai Yang luluhlantahkan temantemanmu Biarkan mereka, gilas sajah Biar nurani hidup lagi Koyakkan kesombongan

Read More