Kamis, April 26, 2018
Home > literasi

Kesatria Malam

Lengkung bulan sabit menyambut senja diperaduannya Tumpukan buku-buku menanti sang penimang Dengan gagah rombongan semut memanggul semua Bersama alunan sinar purnama Lembaran penuh makna dan ilmu Tertata rapi di atas rumput hijau beralaskan kesederhaan Menanti diajaknya bercengkrama dengan lembut Rombongan semut bersorak tetes keringatnya mengukir senyuman Berselimut angin malam Rombongan semut menjaga tiap lembaran Mengantarkan pada sang penikmat Semua mengudara tanpa

Read More

Ar’Rahman

Sebuah Ayat indah itu Melantun indah sampai ke Arsy-MU Mengalun merdu merasuk melalui telingaku Bermuara menuju ngarai hatiku Iramanya sejukan jiwa Sungguh , Jiwa ku tertegun sampai sujud kepada-MU Pemanis dikala pahit jalan ku Penenang dikala gundah kalbuku Obat yang membuat ku lebih kuat, Sekalipun bergema... Airmata bosan bersembunyi dan meluaplah ia... Ayat itu seakan sebuah keajaiban Yang menjadi jawaban atas pertanyaan Yang

Read More

Kerudung Moka

Angin sore mempermainkan kerudung berwarna moka. Kerudung berkibar ke utara, kadang ke selatan. Membuat pemilik kerudung, berkali-kali menyibak juntaian kerudung yang menutupi sebagian mukanya dengan tangan kirinya. Tangan kanannya asyik dengan gawai dan pesan-pesan grup lini massa. Kadang, senyumnya tersungging sehingga pipi cubby-nya ikut merona terkena kilatan senja. Pemilik kerudung

Read More

Surat Kecil Untuk Popeye

Hai sobat, kalian pernah ngga sih ditinggal kekasih untuk waktu yang tidak sebentar? Mungkin kerja, menuntut ilmu, bahkan kabur mungkin, hehehe. Pasti tidak sedikit kan, yang pernah atau sedang mengalaminya. Nah, biasanya kalian mengungkapkan rasa kangen itu dengan telfonan, bbm'an, bahkan video call. Tetapi, sobat kita yang satu ini, sebut saja bunga

Read More

Genggamanmu

Ingatkah engkau? Saat kau minta aku melepaskan genggamanku dari tanganmu dulu. Perlahan jari-jarimu kau lepaskan dari tanganku. Detak nadimu yang menyatu di nadiku pun tak lagi kurasakan. Hanya bekas hangat tanganmu yang kian dingin yang tersisa. Jauh, jauh dan akhirnya kau pun menghilang. Kini tiga tahun berlalu. Tapi dingin bekas genggamanmu tak jua hilang. Bahkan saat kugenggam jemari

Read More

Seribu Jalan Menuju Literasi

Dengan tergopoh Anton lekas memungut satu persatu buku-bukunya yang jatuh. Hampir saja, buku-buku tersebut menjadi basah terkena tumpahan minyak. Waktu sudah hampir menunjukan pukul 17.00 WIB. Itu artinya, jadwal memulai dagang dan membuka perpustakaan umum segera tiba. Namun, apadaya, motor yang biasanya mengantar untuk berdagang tak sengaja ia senggol hingga roboh,

Read More