Minggu, September 23, 2018
Home > Sastra > Sehimpun Rindu untuk Sahabat

Sehimpun Rindu untuk Sahabat

Sebuah puisi tentang kerinduan seorang gadis terhadap sahabat semasa dibangku sekolah yang telah dulu meninggalkannya untuk selamanya karena kecelakaan.

Pertemuan terakhir mereka ketika malam tahun baru beberapa tahun lalu, sampai sahabatnya meninggal pada tgl 11 januari, gadis itu tak pernah bertemu kembali. Hanya pesan singkat dari almarhum Ibaz, 3 jam sebelum meninggal.

Setiap menjelang tahun baru, gadis itu selalu teringat sosok Ibaz yang dulu mewarnai hari-harinya. Semasa hidupnya, Ibaz begitu peduli terhadap gadis itu.

Sehimpun Rindu untuk Sahabat

Gemerlap kembang api dilangit memayungi kita
Terompet bersahutan memenuhi gendang telinga
Aku dan kau membaur bersama ribuan mata
Menikmati kebahagiaan kebersamaan

Membekas jelas wajah ceria pucat malam itu
Tawa bahagia menyedihkan bersamamu
Genggaman erat terlepas jemarimu
Terjaga olehmu untuk berani sendiri

Sebelas januari
Jasadmu terbujur kaku
Salam perpisahan tak sempat kau ucap
Pesan tersirat kupahami sendiri
Senyum terakhir kau tanggalkan kepadaku

Ribuan hari ragamu tak bisa kutemui lagi
Suaramu tak bisa kudengar lagi
Sentuhanmu tak bisa kurasakan kembali
Gurauanmu tak lagi mewarnai hariku

Aku merindumu
Setiap saat menjelang malam penuh gemerlap
Malam dimana semua tentangmu
Terakhir kudapati

Hadirlah dalam mimpiku
Dalam kesunyian malam
Disudut hati yang sepi
Diselimuti angan-angan yang terlewat

Sahabatku “Ibaz”
Kuhimpun rindu untukmu
Aku ikhlas atas kembalimu
Kepada yang lebih berhak
Illahi Rabbi

Penulis : Any Iskand Mahbub
Bantarsari, Desember 2017

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *