Minggu, Juli 22, 2018
Home > BERITA > Operasi Patuh Candi 2018, Jadi Dilema “Kurir Merpati”

Operasi Patuh Candi 2018, Jadi Dilema “Kurir Merpati”

Portalcilacap.com – Operasi Patuh bertujuan untuk menertibkan pengendara motor maupun mobil terhadap aturan lalu lintas. 

Slentheng melotot sambil tetap ngremus singkong rebus bikinan istrinya, Dewi. Bagaimana tidak melongo, informasi dilaksanakannya Operasi Patuh Candi 2018 bikin kebiasaannya berkendara nyambi hapean mau tidak mau harus jangan sampai ketahuan petugas Dishub, Banpol dan Polantas.

Kegiatan Si Theng, panggilan akrab Slentheng, memang tak jauh dari kedua aktifitas yang senantiasa dilakukan secara bersamaan. Lha, wong Dia petugas yang bertanggung jawab ngebur-ngeburna (baca : menerbangkan) burung merpati, jhe. Komunikasi antara Dia dengan sang empu burung, sudah barang tentu harus tetap terjaga. Ya, lewat handphone, malahan mereka terkadang telfonan sambil mengendarai motor. Hadooh

Setelah sepersekian detik melamun membayangkan aktifitasnya terancam. Dia malah cekikikan sendiri persis orang gila.

“Aku numpak motor helman, ora hapean, taat nang lampu merah. Tetep nek ana operasi ya ditilang. Lha, SIM bae ya ora due jhe, xixixi…”

***

Polri telah menetapkan kalender operasi patuh menjelang hari raya Idul Fitri selama 14 hari sejak 26 April-9 Mei 2018 serentak di seluruh Indonesia.

Tak terkecuali diwilayah hukum Polres Cilacap. Ratusan petugas gabungan dari Polri, TNI, Dishubkominfo dan Satpol PP melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Candi 2018 di Mapolres Cilacap, Kamis (26/4/2018).

Sasaran Operasi Patuh Candi 2018 diprioritaskan kepada pengendara yang menggunakan handphone saat berkendara. Selain aktifitas yang sedang nge-hitz itu, pengemudi ra wedi mati yang melawan arus, berboncengan lebih dari satu, pengemudi di bawah umur, tidak menggunakan helm SNI juga akan ditindak tegas dengan penilangan.

“Dengan penindakan sasaran pelanggaran lalu lintas tersebut diharapkan operasi patuh tahun ini dapat menekan jumlah korban fatalitas dan meminimalisir kemacetan lalu lintas serta terwujudnya kamseltibcarlantas yang mantap,” kata Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto saat sambutan.

Selain itu, kepada petugas yang terlibat operasi, Ia berpesan agar selalu mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan sesuai standar operasional prosedur yang ada. Tidak kalah penting, Djoko mewanti-wanti petugas agar menghindari tindakan pungutan liar.

“Hindari tindakan pungli dan lakukan tugas operasi patuh dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat,” tutup Kapolres.

***

Dewi yang sedari tadi nguleg sambel nyelethuk kepada suaminya.

Semoga sampean ditilang ya Mas”.

Kok gitu sayaang?” Tanya Slentheng belagak romantis.

Lha! Wong penggaweane sampean iku tok lhoo, macul, apa ngapa kenganah lah!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *