Kamis, Desember 14, 2017
Home > Sastra > Malam dan Angin

Malam dan Angin

Gambar Gratis dari Pixabay

Kemana saja kau berhembus
Pada kotakota dan desa
Apa kabar gunung, laut, dan manusia
Masihkah mereka terbuai olehmu

Aku disini mengutuk sepi
Aku sendiri
Aku lelah terjaga
Bumi dan seisinya tertidur
Abai kepadaku

Kepada siapa mereka menggantungkan mimpi
Menguarkan keluh kesah
Meratap dan mengiba
Dalam dekapanku mereka bersembunyi
Aku muak, angin

Aku sibuk mencegah badai
Yang luluhlantahkan temantemanmu

Biarkan mereka, gilas sajah
Biar nurani hidup lagi
Koyakkan kesombongan mereka
Aku ingin empati bersemi kembali

Apa kau sedang meratap

Tidak, aku adalah malam
Terang, temaram ataupun kelam
Akan selalu kuberikan
Meski mereka tak mengindahkan

Bersyukur beberapa orang sunyi
Masih sudi merinduiku
Sejenak aku terlelap dalam tinta
Pada kertas dan kanvas mereka
Aku terasa nyata

Aku selalu gembira
Dengan senang hati aku akan mengiba
Doa puji mereka melebihi senja
Melampaui gemintang dan wulan

Malam, aku iri padamu

Angin, untuk apaaa
Kita samasama ada dalam ketiadaan

Mereka juga?
—————–
Majenang 2017

Amri Yahya, Mulyasari, Majenang Cilacap. Suka dadar gulung & buku, Nimbrung di Pojok Pustaka

(Visited 40 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *