Kamis, Desember 14, 2017
Home > Info Pertanian > Mahasiswa STAIS Majenang Mengkampanyekan Profesi Petani

Mahasiswa STAIS Majenang Mengkampanyekan Profesi Petani

Portalcilacap.com, Dayeuhluhur – Sering kali pekerjaan petani dianggap sebagai kelas atau lapisan masyarakat yang paling bawah. Image pekerjaan kasar dan kotor menjadikan masyarakat terutama kalangan pemuda jarang mau melirik profesi tersebut. Hal tersebut menimbulkan keprihatikan tersendiri bagi sebagian masyarakat termasuk para mahasiswa.

Kemarin (Kamis,30-03) para mahasiswa tergugah untuk melakukan kegiatan bertani dengan bercocok tanam padi bersama warga di area pesawahan di desa Dayeuhluhur. Kegiatan ini bertujuan dalam rangka mengkampanyekan bahwa pekerjaan  petani itu sangat mulia. Jika dipandang dari manfaatnya, petani juga penunjang dari sektor industrial yang ada.

Menurut Sarno Hanifudin, M.S.I (35) Selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di Desa Dayeuhluhur mengatakan bahwa Ini merupakan inisiatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VI Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri (STAIS) Majenang Cilacap sebagai wujud nyata penngabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berawal dari pemetaan permasalahan yang kita hadapi di beberapa daerah khususnya di desa Dayeuhluhur terutama bagi para kawula muda yang enggan untuk meneruskan profesi tani orang tua mereka. Pemuda sekarang lebih memilih pekerjaan yang tidak terkesan kotor.

“Dulu kita sering dengar negara kita gemah ripah loh jinawi, tetapi dengan adanya keengganan kawula muda untuk bertani istilah itu kian menghilang”, ujar Sarno

Kegiatan kampanye ini juga tidak hanya sekali ini saja. Rencana kegiatan untuk terlibat dalam aktifitas kegiatan bertani ini akan dilaksanakan kembali. Harapannya kita bisa tergugah bersama sebagai generasi muda agar tidak meninggalkan begitu saja profesi petani ini. Selain itu juga semakin banyak masyarakat terlibat dalam pertanian kita semua akan bisa mencapai Kemandirian Pangan. Karena Kita selama ini menggantungkan pangan kepada petani, harusnya kita berterima kasih kepada petani yang sudah sangat terbantu dengan menikmati hasilnya setiap hari. (tim)

(Visited 24 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *