Kamis, Desember 14, 2017
Home > Berita Pendidikan > Mahasiswa STAIS Lirik Sampah Untuk Kreatifitas dan Kepedulian Anak

Mahasiswa STAIS Lirik Sampah Untuk Kreatifitas dan Kepedulian Anak

Portalcilacap.com – Keberadaan sampah dari dulu hingga sekarang terus mengisi sudut-sudut pekarangan kita. Tumpukan botol dan sampah plastik juga banyak ditemukan di daerah pedesaan. Kini tidak ada lagi tempat yang mampu mengelak dari keberadaan sampah plastik sisa konsumsi rumah tangga.

Upaya dilakukan oleh banyak pihak dalam mengurai sampah plastik ini, mulai dengan di daur ulang, dihancurkan dengan mesin mesin canggih, dibakar hingga membuka bank sampah, dan  lainnya. Upaya tersebut tak lain dengan harapan dapat mengurangi keberadaan sampah plastik di lingkungan kita.

Kepedulian tentang sampah sudah menjadi tanggungjawab bersama. Mulai dari anak anak hingga dewasa. Seperti yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Angkatan VI Sekolah Tinggi Agama Islam Sufyan Tsauri (STAIS) Majenang yang berada di Desa Segaralangu Kecamatan Cipari Kab.Cilacap melakukan kegiatan pemanfaatan sampah berbahan plastik pada senin (27-03) bersama anak-anak SD N Segaralangu 03. Upaya ini dilakukan dalam rangka menumbuhkan kreatifitas dan kepedulian warga desa khususnya anak anak dalam “memperlakukan” sampah plastik.

Menurut Lia Restiawati Hanggara, M.A (29) Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Desa Segaralangu mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif para mahasiswa berdasarkan temuan masalah yang ada. Anak-anak masih kurang perduli terhadap nasib sampah plastik. Selain itu anak anak juga terlihat belum dapat memaksimalkan kreasi dari limbah sampah plastik. Atas dasar itu Mahasiswa KKN memunculkan ide untuk membuat program menumbuhkan kreatifitas dan kesadaran anak terhadap sampah.

Lia menambahkan, Limbah botol bukanlah hal baru, namun upaya generasi muda khususnya Mahasiswa dalam mengajak anak untuk berkreasi dan menumbuhkan kepedulian anak terhadap sampah patut diapresiasi.

Terlihat anak anak sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Mereka saling bertanya satu sama lain dalam membuat kreasi dari sampah plastik.

“Kegiatan ini banyak mendapatkan respon positif dari orangtua. Hasil dari kreasi mereka juga bagus-bagus,” ungkap Lia.

Kegiatan ini juga bagian dari sosialisasi kepada warga masyarakat khususnya anak anak bahwa sampah plastik merupakan limbah yang harus diperhatikan bersama, karena sampah plastik jika dibiarkan akan menimbulkan pencemaran lingkungan. Harapannya kita semua bisa lebih peduli terhadap keberadaan sampah dan tidak dibiarkan begitu saja. Selain itu kegiatan ini bisa menumbuhkan kreatifitas dan motivasi anak dalam pemanfaatan sampah.

(Visited 19 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *