Kamis, Desember 14, 2017
Home > Info Wisata > Lokawisata Kemit Forest, Menyajian Wisata yang Mengedukasi

Lokawisata Kemit Forest, Menyajian Wisata yang Mengedukasi

Portalcilacap.com –  Hujan barusaja berhenti saat kami tiba dilokasi Kemit Forest. Suasana ramai walaupun agak sedikit becek, pengunjung yang didominasi muda-mudi kebanyakan masih berteduh di warung-warung yang berjejer menjajakan makanan dan minuman ringan. Sebagian lagi sedang asyik menyimak penyanyi lokal namun suaranya tak kalah dengan profesional. Ternyata, di lokawisata tersebut sedang berlangsung pertunjukan band akustik lokal, walaupun bukan panggung megah berhiaskan lampu mewah, hanya panggung kayu disusun rapih dan beberapa pengeras suara namun sudah bisa membuai pengunjung dengan nyanyian romantis.

Beberapa bulan terakhir, lokawisata Kemit Forest Desa Karanggedang memang sedang santer dibicarakan kawula muda, khsusnya muda-mudi pencinta selfi. Tak heran, dengan pemandangan yang ditawarkan memang indah memanjakan mata, pemandangan kota Sidareja dengan hamparan persawahan di sekitarnya menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan lokal pencinta foto. Bukan sekedar untuk berfoto saja, lokawisata yang dikelola Repala (Remaja pecinta alam) Kemit Forest itu juga membuka perpustakaan umum yang bisa dikunjungi siapa saja.

Menumbuhkan Minat Baca Pengunjug

Bukan hal baru memang, wisata yang menyajikan menara untuk foto atau selfi bagi para pengunjung. Namun, Kemit Forest ini terlihat sedikit berbeda. Hery Subagyo, salah satu pengelola Kemit Forest, saat ditemui pada, Minggu (08/01/2017) menceritakan, selain bertujuan mengeksplore potensi Desa Karanggedang, ia juga ingin Kemit Forest nantinya menjadi wisata yang berbeda, yakni wisata yang mengedukasi. Dia bersama rekan pengelola dan juga pemuda Repala mempunyai inisiatif membuka perpustakaan umum, yang siapa saja bisa berkunjung dan membaca secara gratis.

portalcilacap-com_kemit-forest-dan-perpustakaan2

Hal senada juga disampaikan Supirman yang juga perangkat Desa Karanggedang. Dia yang kerap disapa Kadus Mimang itu, sangat mendukung dengan adanya perpustakaa umum di lokawisata Kemit Forest. “bukan hanya wisata saja, tetapi edukasinya juga dapat.” Kata Kadus Mimang singkat.

Sebuah rak buku terbuat dari kayu berdiri kokoh, puluhan buku baru saja disusun kembali karena sebelumnya sempat hujan gerimis. Memang, lokasi perpustakaan umum itu baru sekedar rak buku dan beberapa bangku saja untuk duduk membaca di ruang terbuka. Sehingga, jika hujan turun, penjaga perpustakaan harus sigap mengamankan buku-buku supaya tidak basah.

Saat ditanya soal buku, Hery Subagyo mengatakan, sebagian besar buku terkumpul dari sumbangan para donatur dan Dinas Pendidikan. Meskipun baru terkumpul puluhan buku saja, dia mengharapkan, untuk kedepan pihaknya bisa menambah buku-buku bacaan untuk menarik wisatawan serta menumbuhkan kembali budaya membaca untuk kalangan muda.

Setelah ngobrol ngalor-ngidul dengan Hery Subagyo dan Kadus Mimang, kami memutuskan untuk berjalan-jalan di lokasi Kemit Forest, tim liputan tidak mau melewatkan waktu walau sedikitpun untuk sekedar ngobrol dengan pengunjung yang kebanyakan turut membawa pasangannya.

Tak jauh dari lokasi kami berdiri, seorang gadis kecil sedang duduk dengan enaknya, ditangannya terdapat sebuah buku yang sedang dia baca. Dengan malu-malu dia menjawab saat kami sapa, diketahui, siswi kelas 4 Sekolah Dasar itu bernama Desi. Dia mengaku semenjak ada perpustakaan umum, dia dan kakaknya sering berkunjung dan membaca di perpustakaan umum Kemit Forest itu.

“sering membaca disini hehe.. sengaja diajak sama kakak,” jawabnya singkat.

Sejauh mata memandang, memang masih jarang yang mengunjungi perpustakaan, hanya Desi dan beberapa pengunjung saja yang berani membuka lembaran buku di perpustakaan umum itu. Entah faktor apa yang menghalangi mereka sehingga enggan mendatangi perpustakaan. Tetapi, dalam hati kami bersyukur, pengelola Kemit Forest masih perduli, dan mau menumbuhkan minat baca kawula muda dengan membuka perpustakaan umum di lokasi wisata seperti di Kemit Forest wisata andalan Desa Karanggedang.(rs)

 

(Visited 200 times, 1 visits today)

One thought on “Lokawisata Kemit Forest, Menyajian Wisata yang Mengedukasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *