Selasa, Desember 12, 2017
Home > Sastra > Genggamanmu

Genggamanmu

Ingatkah engkau?
Saat kau minta aku melepaskan genggamanku dari tanganmu dulu.
Perlahan jari-jarimu kau lepaskan dari tanganku.
Detak nadimu yang menyatu di nadiku pun tak lagi kurasakan.
Hanya bekas hangat tanganmu yang kian dingin yang tersisa.
Jauh, jauh dan akhirnya kau pun menghilang.

Kini tiga tahun berlalu.
Tapi dingin bekas genggamanmu tak jua hilang.
Bahkan saat kugenggam jemari mungil gadis lain.

Kupandangi jariku.
Apakah ada yang salah?
Kuhela nafas panjang sambil kupejamkan mata.
Hmmmm haaah…

Aku benci mengakuinya.
Tapi inilah yang kurasakan.
Genggaman hangat jemarimu di tanganku.
Sesuatu yang tak pernah kurasakan lagi hingga kini.
Arrrrhhh…
Tuhan, bolehkah aku membencinya?
Membenci dia yang pergi seenaknya tanpa memberi celah untuk diisi lagi orang lain.

Profil Penulis : Joko kebluk

Aku adalah seperti yang kalian pikirkan. Karena aku tidak bisa menilai diriku sendiri.

Jika ingin mengenal penulis lebih dekat, bisa cek akun dibawah ini.
Fb : Joko Kebluk
IG : @peay_naviest
Twitter : @jokokebluk
Blog : www.sebuahbukutua.blogspot.co.id

(Visited 193 times, 1 visits today)

2 thoughts on “Genggamanmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *