Jumat, Juni 22, 2018
Home > Berita Pendidikan > Digembosi, Aksi Ijin Tidak Mengajar GTT PTT Tidak Menyeluruh

Digembosi, Aksi Ijin Tidak Mengajar GTT PTT Tidak Menyeluruh

Cilacap – Aksi izin massal di Cilacap pada Senin (8/1) dan Selasa (9/1) kemarin hanya dilakukan GTT PTT dari Cilacap Selatan dan Sampang. Lantas, bukan berarti GTT PTT yang tergabung dalam Forum GTT PTT Kabupaten Cilacap tidak kompak.

Belakangan muncul informasi mengejutkan bahwa ada tekanan dari beberapa oknum kepada Ketua Forum GTT PTT Kabupaten Cilacap untuk menginstruksikan agar aksi tersebut tidak dilakukan.

Humas Forum Komunikasi GTT PTT Kabupaten Cilacap Johan Kurniady mengatakan, Sabtu (6/1) malam, Sulthoni, Ketua Forum GTT PTT Kabupaten tampak dalam tekanan oknum-oknum yang yang tidak setuju terhadap aksi yang akan digelar.

“Seperti apa persisnya saya kurang tahu. Intinya hanya menjelaskan secara garis besar saja. Dari ketua mengatakan saya sedang dalam posisi ditekan mohon anggota mengerti,” kata Johan.

Dengan tekanan tersebut akhirnya Sulthoni menghimbau aksi pada hari Senin (8/1) dibatalkan karena situasinya sedang tidak baik. Akhirnya, sebagian kecamatan membatalkan izin bersama karena ada instruksi dari tersebut.

“Saya sudah ngeyel kepada ketua. Izin bersama kan keputusan forum harusnya dibatalkan secara bersama. Kenapa ketua membatalkan sepihak,” ungkap Johan.

Lebihlanjut Johan mengatakan, awal mula teman-teman GTT PTT menginginkan untuk mengambil langkah cuti dan mogok. Melihat hal tersebut forum menerangkan kepada anggota bahwa untuk dapat cuti atau mogok ada prosedurnya dan itu memakan waktu sampai 7 hari sebelum aksi dilakukan baru boleh melaksanakan cuti.

“Cuti atau mogok seperti itu kalau di Cilacap agak kurang bisa diterima. Kalau kita 7 hari sebelumnya ada pemberhentian kemungkinan bisa terjadi penggembosan. Akhirnya forum pada waktu itu memutuskan untuk sebatas izin bersama saja,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *