Minggu, April 22, 2018
Home > Berita Nasional > ASN dan PNS Dilarang Bermain Pokemon Go

ASN dan PNS Dilarang Bermain Pokemon Go

Cilacapscoutnews – Permainan game virtual berbasis Global Positioning System (GPS) yakni Pokemon Go memang sedang booming di kalangan gamers.

Di Indonesia, Pokemon Go memang belum dirilis. Namun banyak gamer yang mengunduhnya lewat Android Application package (APK) yang disebar di situs game.

Di Cilacap, game Pokemon Go belum se tenar di kota-kota besar. Namun bukan tidak mungkin game tersebut mewabah di daerah Cilacap.

Dikutip dari liputan6.com Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen (Purn) TNI Sutiyoso angkat bicara soal permainan Pokemon Go yang tengah naik daun. Dia mengingatkan agar para pemain game ini berhati-hati. Beliau juga menambahkan bahwa permainan ini kurang ada manfaatnya bagi anak-anak Indonesia.

Di lokasi lain Samsul Wibowo pegiat OpenSource Sidareja mengatakan kepada cilacapscout.com Kamis (21/7) siang, bahwa game Pokemon Go patut diwaspadai, selain bisa mengganggu waktu belajar anak-anak sekolah game tersebut dikhawatirkan berasal dari sumber tidak terpercaya, mengingat game tersebut belum di rilis di Indonesia.

“Aku konsen dengan produk legal, menghargai karya intelektual, kalau game pokemon belum rilis di Indonesia buat apa cari/unduh gamesnya, karena takutnya dari sumber tidak terpercaya”.

Kekhawatiran Bang Yos serta Samsul dijawab oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi. Beliau melarang seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bermain permainan virtual berbasis GPS di lingkungan instansi pemerintah.

Larangan tersebut disebarkan melalui surat edaran Nomor B/2555/M.PANRB/07/2016 tanggal 20 Juli 2016.
“Sebagai bentuk kewaspadaan nasional dan mengantisipasi timbulnya potensi kerawanan di bidang keamanan dan kerahasiaan instalasi pemerintah, serta menjaga produktivitas dan disiplin aparatur sipil negara, bersama ini kami sampaikan kepada para pimpinan di satuan kerja masing-masing untuk melarang aparatur sipil negara bermain game virtual berbasis Global Positioning System (GPS) di lingkungan pemerintah,” tulis Yuddy.(RS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *