Kamis, Desember 14, 2017
Home > Info Teknologi > Yahoo Telah Resmi Dipinang Oleh Verizon

Yahoo Telah Resmi Dipinang Oleh Verizon

Pada Senin 9 Januari 2017 waktu setempat, Yahoo sepakat untuk merger dengan Verizon. Rumor mengenai Verizon meminang Yahoo akhirnya benar terbukti. Dengan nilai ‘mahar’ USD4,83 miliar (Rp63 triliun), kini Yahoo telah resmi diakuisisi oleh perusahaan telekomunikasi asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Hal ini tercantum dalam laporan dokumen yang diberikan Yahoo ke Komisi Bursa Efek AS (SEC), dan dampak dari merger kedua perusahaan ini, Yahoo akan berganti nama menjadi Altaba Inc.

Nama Altaba sendiri diambil dari gabungan dari kata “alternate” dan “Alibaba”, merujuk pada sebagian kepemilikan Yahoo atas Alibaba. Nama Yahoo sendiri merupakan singkatan dari “Yet Another Hierarchical Officious Oracle”. Didirikan oleh Jerry Yang dan David Villo yang merupakan lulusan Stanford University pada 1994, dilansir dari Business Insider (10/1).

Upaya pergantian nama ini merupakan kali kedua yang diajukan. Pada 2015, Dewan Yahoo pernah mengumumkan akan mengubah nama perusahaan menjadi Aabaco, yang terdiri dari Yahoo Jepang, Alibaba, dan divisi UKM Yahoo. Namun usaha penggantian nama itu terhenti beberapa bulan kemudian. Dan kali ini, Altaba akan digunakan sebagai nama baru untuk bagian dari Yahoo yang tidak dijual ke Verizon saja.

Verizon telah setuju untuk membeli bisnis utama dari entitas milik Yahoo pada Juli 2016. Entitas-entitas tersebut adalah mesin pencari, blog, serta aneka layanan daring seperti Yahoo Mail, Yahoo News, dan Yahoo Finance.

Kesepakatan dengan Verizon ini rupanya akan mengakhiri sejarah 21 tahun Yahoo sebagai perusahaan partikelir. Tapi kesepakatan tersebut masih perlu persetujuan regulator dan diharapkan akan selesai pada kuartal pertama 2017.

Verizon yang kini berlaku sebagai pemilik baru ingin mempertahankan nama Yahoo. Alasannya karena nama tersebut telah terlanjur populer untuk beberapa layanan daringnya.

Sementara entitas sisa yang masih dimiliki oleh pemegang saham Yahoo akan berganti nama menjadi Altaba. Unit bisnis Altaba itu sendiri meliputi bisnis portofolio paten, cadangan kas, dan bisnis investasi seperti kepemilikan saham sebesar 16 persen di raksasa e-dagang asal Tiongkok, Alibaba, dan 36 persen saham di Yahoo Japan, dilansir dari The Guardian (9/1).

Jadi sederhananya, akuisisi Verizon atas Yahoo membelah perusahaan tersebut menjadi dua entitas, yakni Yahoo berisi unit bisnis yang dibeli Verizon, dan Altaba yang memiliki sisa aset Yahoo.

Meski portal web, mesin pencari, layanan surel, dan layanan Yahoo lain akan terus ada, tetapi mereka akan diintegrasikan dengan AOL, yang merupakan layanan milik Verizon.

Menurut pengajuan SEC, sesuai kesepakatan dengan Verizon, CEO Yahoo Maissa Mayer, bersama dengan lima anggota dewan lainnya, yaitu co-founder Yahoo David Filo, Eddy Hartenstein, Richard Hill, Jane Shaw dan juga Maynard Webb, akan mengundurkan diri dari perusahaan internet pesaing Google tersebut.

Hal ini karena Altaba tidak memiliki produk dan staf untuk mengurusi sisa entitas yang dimiliki. Artinya, Yahoo tak lagi memerlukan dewan direksi yang besar.

Dengan begitu, tersisalah lima anggota dewan direksi Yahoo yaitu Tor Braham, Eric Brandt, Catherine Friendman, Thomas McInerney, dan Jeffrey Smith.

Meskipun mundur dari dewan direksi, Marissa Mayer akan tetap sebagai CEO. Tenaganya masih diperlukan untuk mengurus peralihan bisnis Yahoo ke Verizon. Proses akuisisi ini baru akan rampung akhir kuartal pertama 2017 mendatang. Jadi aman dikatakan bahwa hingga Maret, Mayer masih akan berada di posisi CEO Yahoo.

Marissa Mayer bergabung dengan Yahoo sebagai CEO pada 2012 setelah mundur dari Google. Ia bertugas untuk memberi perubahan ke perusahaan, tetapi gagal melakukannya. Pada awal 2016 perusahaan melaporkan kerugian USD4,4 miliar.

Belum jelas apa peran Mayer setelah urusan dengan Verizon selesai. Ia telah mengatakan berencana tetap berada di perusahaan baru hasil akuisisi tersebut.

“Saya berencana untuk tinggal … Sangat penting bagi saya untuk melihat Yahoo ke bab berikutnya,” tulis Mayer dalam sebuah unggahan di Tumblr tahun lalu. (rs/sh)

(Visited 13 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *